Petani Lada Sungaiselan Simpan Lada di Rumah Sampai Harga Stabil

Yana (49) petani lada Sungaiselan lebih memilih menyimpan lada miliknya di rumahnya yang beralamatkan di jalan Kampung Sawah desa Sungaiselan.

Ia yang sudah bertahun-tahun menggeluti usaha berkebun mengeluhkan harga sahang yang semakin menurun.

"Saya lebih memilih menyimpan lada dirumah sampai memang harga lada sudah stabil baru saya jual" ungkapnya saat ditemui di kediamannya.

Saat ini Yana memiliki usaha lada seluas 3 hektar di wilayah Sungaiselan. Untuk perawatan dan panen Yana dibantu oleh beberapa pekerja.

"Saya memperkerjakan orang untuk membantu saya merawat kebun, seperti bantu potong rumput dan bantu saya panen"jelasnya.

Yana juga menyampaikan sekarang banyak petani lada yang pindah profesi dikarenakan harga lada yang tak kunjung stabil.

"Dulu jaman saya masih muda banyak petani yang berkebun lada, pernah harga lada ketika naik itu satu kilogram bisa Rp. 200 ribu tapi sekarang saja harganya hanya Rp.50-an lebih per kilo" ungkapnya.

Penulis: Adinda Rizki Amanda
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com



[Social Media Share Text/Image]